Oktober 2, 2022

KALIMAT INSPIRATIF

SUPER QUOTES, KALIMAT SUPER PALING INSPIRATIF

10 Kalimat Inspiratif Terhebat Dari Imam Al Ghazali Tentang Kematian

5 min read

10 Kalimat Inspiratif Terhebat Dari Imam Al Ghazali Tentang Kematian

Abu Hamid Muhammad bin Muhammad al Ghazali ath-Thusi asy-Syafi’i adalah seorang filsuf dan teolog muslim Persia, yang dikenal sebagai Algazel di dunia Barat abad Pertengahan atau sekitar tahun 1058 / 450 H. Imam Al-Ghazali adalah seorang ulama, ahli pikir, ahli filsafat Islam yang terkemuka yang banyak memberi sumbangan bagi perkembangan kemajuan manusia. Ia pernah memegang jabatan sebagai Naib Kanselor di Madrasah Nizhamiyah, pusat pengajian tinggi di Baghdad.

Ia berkuniah Abu Hamid karena salah seorang anaknya bernama Hamid. Gelar dia al-Ghazali ath-Thusi berkaitan dengan ayahnya yang bekerja sebagai pemintal bulu kambing dan tempat kelahirannya yaitu Ghazalah di Bandar Thus, Khurasan, Persia (kini Iran). Sedangkan gelar asy-Syafi’i menunjukkan bahwa dia bermazhab Syafi’i. Ia berasal dari keluarga yang miskin. Ayahnya mempunyai cita-cita yang tinggi yaitu ingin anaknya menjadi orang alim dan saleh.

Imam al-Ghazali mempunyai daya ingat yang kuat dan bijak berhujjah. Ia digelar Hujjatul Islam karena kemampuannya tersebut. Ia sangat dihormati di dua dunia Islam yaitu Saljuk dan Abbasiyah yang merupakan pusat kebesaran Islam. Ia berjaya menguasai pelbagai bidang ilmu pengetahuan. Imam al-Ghazali sangat mencintai ilmu pengetahuan. Ia juga sanggup meninggalkan segala kemewahan hidup untuk bermusafir dan mengembara serta meninggalkan kesenangan hidup demi mencari ilmu pengetahuan. Sebelum dia memulai pengembaraan, dia telah mempelajari karya ahli sufi ternama seperti al-Junaid Sabili dan Bayazid Busthami. Imam al-Ghazali telah mengembara selama 10 tahun. Ia telah mengunjungi tempat-tempat suci di daerah Islam yang luas seperti Mekkah, Madinah, Jerusalem dan Mesir. Ia terkenal sebagai ahli filsafat Islam yang telah mengharumkan nama ulama di Eropa melalui hasil karyanya yang sangat bermutu tinggi. Sejak kecil lagi dia telah dididik dengan akhlak yang mulia. Hal ini menyebabkan dia benci kepada sifat riya, megah, sombong, takabur dan sifat-sifat tercela yang lain. Ia sangat kuat beribadat, wara’, zuhud dan tidak gemar kepada kemewahan, kepalsuan, kemegahan dan mencari sesuatu untuk mendapat ridha Allah SWT.

KALIMAT INSPIRATIF TEREKOMENDASI  Kalimat Inspiratif Pilihan Dari Imam Al Ghazali

Pada tingkat dasar, dia mendapat pendidikan secara gratis dari beberapa orang guru karena kemiskinan keluarganya. Pendidikan yang diperoleh pada peringkat ini membolehkan dia menguasai Bahasa Arab dan Parsi dengan fasih. Oleh sebab minatnya yang mendalam terhadap ilmu, dia mula mempelajari ilmu ushuluddin, ilmu mantiq, usul fiqih,filsafat, dan mempelajari segala pendapat keeempat mazhab hingga mahir dalam bidang yang dibahas oleh mazhab-mazhab tersebut. Selepas itu, dia melanjutkan pelajarannya dengan Ahmad ar-Razkani dalam bidang ilmu fiqih, Abu Nasr al-Ismail di Jarajan, dan Imam Harmaim di Naisabur. Oleh sebab Imam al-Ghazali memiliki ketinggian ilmu, dia telah dilantik menjadi mahaguru di Madrasah Nizhamiyah (sebuah universitas yang didirikan oleh perdana menteri) di Baghdad pada tahun 484 Hijrah. Kemudian dia dilantik pula sebagai Naib Kanselor di sana. Ia telah mengembara ke beberapa tempat seperti Mekkah, Madinah, Mesir dan Jerusalem untuk berjumpa dengan ulama-ulama di sana untuk mendalami ilmu pengetahuannya yang ada. Dalam pengembaraan, dia menulis kitab Ihya Ulumuddin yang memberi sumbangan besar kepada masyarakat dan pemikiran manusia dalam semua masalah.

10 Kalimat Inspiratif Terhebat Dari Imam Al Ghazali Tentang Kematian

  1. Jadikan kematian itu hanya pada badan karena tempat tinggalmu ialah liang kubur dan penghuni kubur senatiasa menanti kedatanganmu setiap masa.
  2. Carilah hatimu di tiga tempat. Temui hatimu sewaktu bangun membaca Quran, tetapi jika tidak kau temui, carilah hatimu ketika mengerjakan sholat. Jika tidak ketemu juga, carilah hatimu ketika duduk tafakur mengingati mati. Jika kau tidak temui juga, maka berdoalah kepada Allah, pintalah hati yang baru karena hakikatnya saat itu engkau tidak mempunyai hati.
  3. Jadikanlah kemauan yang sungguh-sungguh itu menjadi mahkotanya ruh, kekalahan menjadi belenggunya nafsu dan mati menjadi pakaiannya badan, karena yang akan menjadi tempat diammu adalah kubur, dan ahli kubur setiap saat menunggu, bilakah engkau akan sampai kepada mereka.
  4. Yang jauh itu waktu, yang dekat mati, yang besar itu nafsu, yang berat itu amanah, yang mudah berbuat dosa, yang panjang itu amal saleh dan yang indah itu saling memaafkan.
  5. Kematian adalah sesuatu yang pasti dan dirasakan oleh setiap orang, kematian tidak bisa ditawar tawar, tidak bisa dimajukan atau dimundurkan kapan dan dimana saja.
  6. Suatu hari, Imam Al-Ghazali berkumpul dengan murid-muridnya, lalu beliau bertanya. Imam Ghazali = “Apakah yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini ?” Murid 1 = “Orang tua” Murid 2 = “Guru” Murid 3 = “Teman” Murid 4 = “Kaum kerabat” Imam Ghazali = “Semua jawaban itu benar. Tetapi yang paling dekat dengan kita ialah mati, sebab itu janji Allah bahwa setiap yang bernyawa pasti akan mati ( Surah Ali-Imran :185).
  7. Begadang mata untuk kepentingan selain Wajah-Mu adalah sia-sia dan tangis mereka untuk sesuatu yang hilang selain-Mu adalah kebatilan, dan hiduplah sesukamu karena kamu akan mati juga.
  8. Yang dekat itu kematian. Ingat bahwa ajal selalu mengiringi langkah kita di sepanjang waktu.
  9. Siksa buat ulama adalah kematian mata hatinya ketika mereka memburu dunia melalui amalan akhirat.
  10. Yang paling dekat dengan kita adalah mati, yang paling jauh dengan kita adalah masa lalu dan yang paling besar di dunia ini adalah nafsu.
KALIMAT INSPIRATIF TEREKOMENDASI  Kalimat Inspiratif Pilihan Imam Al Gazali

Share and Enjoy !

Shares
loading...
KALIMAT INSPIRATIF TEREKOMENDASI  Kalimat Terindah Untuk Ibu Tersayang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.